Sistem Berorientasi Objek

 Tugas 3 : Sistem Berorientasi Objek

  1. Jelaskan mengapa dalam proses rekayasa perangkat lunak berkaitan dengan sistem berorientasi berbasis objek!
  2. Sebutkan satu contoh objek yang digunakan dalam proses rekayasa perangkat lunak, jelaskan!
Jawaban :

1. Dalam proses rekayasa perangkat lunak, sistem berorientasi objek sangat berkaitan karena cara pandangnya lebih mendekati dunia nyata. Sistem tidak lagi dilihat sebagai kumpulan fungsi, tetapi sebagai kumpulan objek yang saling berinteraksi. Setiap objek merepresentasikan konsep atau benda nyata yang memiliki data (atribut) dan perilaku (method).

Pendekatan berorientasi objek memudahkan proses analisis, perancangan, hingga pemeliharaan perangkat lunak karena:

  • Objek membungkus data dan proses sekaligus (encapsulation) sehingga lebih aman dan terstruktur.
  • Interaksi antar bagian sistem dilakukan lewat pesan (message), sehingga ketergantungan antar modul kecil.
  • Sistem lebih mudah dikembangkan dan dirawat, karena perubahan pada satu objek tidak terlalu memengaruhi objek lain.
  • Objek dapat digunakan kembali (reuse) pada sistem lain tanpa harus menulis ulang kode.
Karena alasan tersebut, rekayasa perangkat lunak modern banyak menggunakan pendekatan Object-Oriented Analysis (OOA), Object-Oriented Design (OOD), hingga implementasi dengan bahasa pemrograman berorientasi objek.

2. Contoh objek dalam proses rekayasa perangkat lunak adalah objek “Mahasiswa” (misalnya pada sistem akademik).

Objek Mahasiswa dapat memiliki:
  • Atribut (data): seperti NIM, nama, jurusan, dan semester
  • Method (perilaku): seperti daftarMataKuliah(), lihatNilai(), dan isiKRS()
Objek Mahasiswa ini dapat berinteraksi dengan objek lain, misalnya objek Dosen, MataKuliah, atau KRS, melalui pengiriman pesan. Dengan konsep ini, setiap objek punya tanggung jawab masing-masing, sehingga sistem menjadi lebih rapi, mudah dipahami, dan mudah dikembangkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Verifikasi dan Validasi

Aspect Oriented Software